LAPORAN PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT : Pendampingan Bahasa Inggris Praktis untuk Para Pengrajin Anyaman Bambu Di Jetak II Sidokarto Sebagai Daerah Sentra Industri Bambu

Categorie(s):
   Laporan Pengabdian Masyarakat
Author(s):
   Sri Sartini, s.Pd,M.Hum
Tahun:
   2020
Nama Penulis:
 Sri Sartini, S.Pd,M.Hum
Item Type:
 Pengabdian Masyarakat
Keyword(s):
Kata Kunci : Komunikasi Bahasa Inggris Praktis, Pengrajin Anyaman Bambu
Abstract :
RINGKASAN

Sri Sartini
Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta

Desa wisata bermunculan dengan berbagai keunikan dan potensi masing-masing. Tidak terkecuali Dusun Jetak II wilayah desa Sidokarto Kecamatan Godean merupakan salah satu desa wisata budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta dan satu-satunya di desa Sidokarto. Hal ini menjadikan banyak orang mengunjungi desa ini sekedar untuk menikmati wisata yang ditawarkan. Sebagian besar penduduk di dusun ini mencari nafkah atau rejeki dengan cara berjualan atau berdagang aneka jenis hiasan dan ukiran serta kerajinan dari bambu maupun berbagai anyaman dari bambu. Ada juga warga yang membuat kerajinan dari batok kelapa bahkan sampai diekspor ke luar negeri. Hal ini tentu memberikan dampak positif untuk perkembangan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut. Akan tetapi, permasalahan baru muncul ketika dengan daya tarik banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara datang berkunjung namun para pelaku usaha di sana minim penguasaan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa inggris. Sehingga perlu bagi mereka untuk diberi sejenis pendampingan komunikasi praktis bahasa Inggris. Oleh karena itu, program pengabdian kepada masyarakat dengan program pendampingan bahasa Inggris praktis ini dinilai sangat penting untuk dilaksanakan.
Solusi yang diberikan dari kegiatan PKM ini adalah menggunakan cooperative Principle theory dari grice dan acquisition theory dari Krashen, dimana pelaksana memberikan pendampingan bagaimana berkomunikasi praktis dalam bahasa inggris tanpa harus menitikberatkan kepada unsur grammatical knowledge. Hal ini disebabkan banyak dari mereka sudah berusia 40 tahun ke atas dan berdasarkan hasil survei dan need analysis di awal kegiatan didapati mereka hanya perlu kemampuan bercakap-cakap praktis untuk menawarkan barang, menjajakan dagangan dan mempertahankan harga barang dan lain-lain yang tidak jauh dari konteks kebutuhan bahasa inggris mereka sehari-hari.
Luaran yang dihasilkan dari program ini adalah bahas Inggris yang sangat dasar bersifat complementary menambah produktivitas dan pertumbuhan ekonomi keluarga mereka. Hal ini karena segmen pasar mereka menjadi lebih luas yang tadinya hanya wisatawan lokal atau domestik menjadi berkembang pada wisatawan asing pula. Selain itu pendampingan ini juga akan berdampak lebih memberdayakan para pelaku usaha khususnya pengrajin anyaman bambu untuk lebih berdaya guna secara maksimal.

Kata Kunci : Komunikasi Bahasa Inggris Praktis, Pengrajin Anyaman