PERAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (DIY) DALAM MEMBANGUN POTENSI MARITIM NUSANTARA

Categorie(s):
   Jurnal
Author(s):
   Wegig Pratama
Tahun:
   2016
Kode:
 VOLUME 14, NOMOR 22, TAHUN 2016
Nama Penulis:
 Wegig Pratama
Item Type:
 Journal
Additional Info:
 Konsep poros maritim dunia, mengandung dimensi internasional, regional, dan domistik, serta mencakup multi sektoral dan kepentingan. Disamping itu poros maritimdunia merupakan doktrin geo politik yang akan membawa kejayaan bangsa Indonesia.Sejalan dengan cita-cita pemerintahan Joko Widodo-Yusuf Kalla yang ingin mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia melalui agenda : (1) membangun kembali budaya maritimIndonesia,(2) menjaga dan mengelola sumberdaya laut, berfokus pada kedaulatan pangan laut melalui pengembangan industri perikanan dengan menempatkan nelayan sebagai pilar utama,(3) memprioritaskan pengembangan infrastruktur dan konektivitas maritim melalui pembangunan tol laut, deep seaport, logistik, industri perkapalan dan pariwisata maritim,(4) diplomasi maritim dengan mengajak semua mitra-mitra Indonesia untuk bekerjasama di bidang maritim, baik dalam maupun luar negeri, (5) Indonesia memiliki kewajiban untuk membangun kekuatan pertahanan maritime,sekaligus sebagai upaya untuk menjaga kedaulatan dan kekayaan maritim, serta sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga keselamatan pelayaran dan keamanan maritim.
ISSN/ISBN:
1693-9484
Keyword(s):
maritime potency, driving force, human resources, Yogyakarta potensi maritim, driving force, SDM, DIY
Abstract :
Tujuan makalah ini dimaksudkan untuk memetakan berbagai potensi
kemaritiman yang sudah ada di DIYdan usulan program prioritas
pembangunan kemaritiman melalui pembangunan SDM, menujuDIY
sebagaidriving forcedalam membangun potensi maritim nusantara.
Makalah ini merupakan buah pemikiran bagi pemangku kepentingan
dalam membangun bidang kemaritiman di DIY. Dengan menggunakan
perpaduan metode pendekatan empirik, kebijakan dan kepustakaan
disampaikan berbagai program percepatan pembangunan bidang
kemaritiman sebagai berikut: Pertama, mendorong dan mengusulkan muatan
kemaritiman untuk masuk ke dalam kurikulum sekolah terutama untuk level
pendidikan dasar hingga menengah. Sehingga mendorong kembalinya
transformasi ke visi maritim yang saat ini sudah bergeser ke daratan, Kedua,
mendorong/ mendirikan lembaga pendidikan dan pelatihan yang baru untuk
memenuhi kekurangan SDM yang berkualitas di bidang kemaritiman yang
belum terpenuhi dari lembaga saat ini.Kriterianya, diutamakan fokus
kependidikan vokasi/ kejuruan.Terintegrasi untuk semua bidang
kemaritiman. Kurikulum, sarana-prasarana dan SDM berstandar
internasional untuk memenuhi SDM Nasional maupun internasional, Ketiga,
standarisasi sarana dan prasarana pendidikan dan pelatihan yang sudah
ada sesuai dengan ketentuan standar internasional, pada saat ini SMK
Kelautan, SMK Pelayaran baik negeri maupun yang ada di DIY belum
sepenuhnya memenuhi standar, Keempat,melakukan kerja sama dengan
lembaga pendidikan dan pelatihan luar negeri yang terakreditasi yang cocok
dengan karakter pendidikan dan latihan di DIY khususnya. Hal ini akan
meningkatkan mutu lulusan dari lembaga pendidikan dan latihan,
Kelima,peningkatan kualitas dan jumlah SDM berbagai bidang kemaritiman
sesuai kebutuhan, baik melalui pendidikan formal maupun non-formal,
Keenam,peningkatan penelitian dan pengembangan (R&D) dan membangun
laboratorium bersama bidang kemaritiman supaya kita mampu menguasai,
menghasilkan, dan menerapkan inovasi teknologi dan non-teknologi,
Ketujuh,membentuk wadah maritime community yang dijadikan media
komunikasi dan evaluasi yang handal, Kedelapan, kerja sama dengan
investor untuk dapat membangun pelabuhan niaga/perikanan dan
pengadaan kapal 50 GT keatas, hal ini supaya dapat memberikan kontribusi
penghasilan yang baik bagi nelayan.
      Link File