MODEL PEMBELAJARAN KARAKTER PELAUT_Jurnal Pendidikan Vokasi {UNY}

Categorie(s):
   Jurnal
Author(s):
   Wegig Pratama(1*), P. Pardjono(2),
Tahun:
   2016
Kode:
 Vol 6, No 3 (2016)
Nama Penulis:
 Wegig Pratama(1*), P. Pardjono(2),
Item Type:
 Journal
Additional Info:
 Peluang puluhan ribu kesempatan kerja sebagai perwira pelaut di kapal-kapal inter-nasional belum dapat dimanfaatkan dengan baik, karena kualitas lulusan belum sesuai dengan permintaan pasar kerja internasional (Majalah Maritim nomor 476, 2007). Proses penyiapan sumber daya manusia untuk mengisi kebutuhan pelaut sesuai dengan kebutuhan pasar kerja industri pelayaran in-ternasional harus memenuhi kualifikasi seba-gaimana yang dipersyaratkan International Maritime Organization (IMO) melalui STCW 1978 beserta amandemennya. Salah satu per-syaratannya sebagaimana tertuang pada Per-aturan Pemerintah RI Nomor 7 Tahun 2000 pada Bab I ketentuan umum pasal (3), Pelaut adalah seseorang wajib memiliki kualifikasi keahlian/Certificate of Competency (CoC) dan kualifikasi keterampilan/Certification of Pro-ficiency (CoP) sebagai awak kapal. Kedua sertifikat tersebut dikeluarkan oleh Direktorat Jendral Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) sebagai perwakilan administrasi IMO di Indonesia. Khusus untuk mendapatkan CoC seorang taruna harus mengikuti pendidikan di Perguruan Tinggi Kepelautan (Pertikepel).
eISSN/eISBN:
2088-2866,e-ISSN:2476-9401
Keyword(s):
karakter pelaut, co-prol, pertikepel, seafarersí character, co-prol, pertikepel
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan: (1) deskripsi tentang nilai-nilai karakter pelaut yang sudah dikembangkan pada taruna di Pertikepel; (2) deskripsi tentang nilai-nilai karakter pelaut yang menjadi tuntutan industri pelayaran internasional; (3) model pembelajaran karakter pelaut yang efektif untuk diterapkan pada taruna Pertikepel. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang mengacu pada model Research & Development Richey dan Klein. Tahapan penelitian ini adalah: (1) pengembangan model needs assessment dan draf model (2) validasi model internal menggunakan metode FGD dan expert review, serta validasi model eksternal menggunakan metode quasi experimental dengan one group pretest posttest design dari Isaac dan Michael. Hasil penelitian: (1) nilai karakter pelaut yang sudah dikembangkan pada taruna Pertikepel adalah disiplin; (2) nilai karakter pelaut yang seharusnya dikembangkan pada taruna Pertikepel adalah tanggung jawab, kepercayaan diri, etos kerja, pemecahan masalah, dan kerja sama; (3) efektifitas model Co-Prol dilihat dari perkembangan trend nilai karakter taruna perminggunya selama 16 minggu, didapatkan efektif.
      Link File